#4: TIDAK ADA SAKSI YANG MENYAKSIKAN TERJADINYA PELECEHAN SEKSUAL

Sejak pengadilan digelar Agustus 2010 sampai Maret 2011 (sekarang), tak ada satupun saksi yang menyaksikan terjadinya pelanggaran Pasal 290 KUHP.

Kubu Anand Krishna Tuding Saksi "Buat Novel"

http://www.gatra.com/2010-11-11/artikel.php?id=142929
Jakarta, 11 November 2010 14:02

Anand Krishna, yang dituding melakukan tindak pencabulan, melalui kuasa hukumnya menilai para pelapor kasus ini, Dian Mayasari dan Abrory, telah membuat kesaksian yang tak memiliki dasar buktinya.

"Ini kasus `katanya-katanya` saja. Tidak ada saksi yang bisa menceritakan kasus ini secara detil satu per satu," ujar pengacara Anand, Otto Hasibuan, kepada wartawan, Kamis (11/11) sore, usai persidangan kasus ini di PN Jakarta Selatan. Dalam sidang yang beragendakan keterangan dari saksi Dian, kata Otto, tak terungkap jika Anand berada di lokasi kejadian dugaan tindak pencabulan tsb. "Saksi hanya bilang atau mendengar kejadian itu dari orang-orang lain," katanya.

Sementara, Dwi Ria Latifa, pengacara Anand lainnya, berpendapat saksi Dian telah menceritakan peristiwa pencabulan yang diklaim dialaminya, seperti sebuah karya novel. "Tapi uniknya, ketika ditanya persisnya, dia tidak ingat," kata Dwi Ria.

"Tapi dia bisa bercerita seperti novel waktu di-BAP," tambah Dwi Ria. "Saksi Dian dan Abrori tidak pernah melihat kejadian yang sesuai dengan dakwaan jaksa penuntut umum," ujarnya.

Dwi Ria justru berujar, pasangan suami-istri itu tidak dapat memberikan kesaksian yang terkait dengan laporan dugaan perbuatan cabul, yang menyeret-nyeret Anand. Dalam persidangan, para saksi pelapor, menurut Otto, mengatakan tidak melihat Anand secara langsung melakukan perbuatan cabul sebagaimana bunyi pasal 294 ayat 1 KUHP dan pasal 294 ayat 2 ke dua KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Motivasi si pelapor ini tidak jelas, apakah cinta tak terbalas atau apakah soal sakit hati," kata Dwi Ria. Untuk membuktkan dirinya bersih dari tuduhan tak mendasar tersebut, Anand, melalui Otto, siap menghadirkan sebanyak 25 orang saksi yang bisa membuktikan keberadaannya, saat peristiwa dugaan pencabulan itu dituduhkan. [EL]